
Dikenal juga dengan Incident causation models, merupakan model yang menggambarkan alur atau teori bagaimana terjadinya kecelakaan.
Model-model ini penting untuk dipelajari, terutama bagi profesional keselamatan dan kesehatan kerja, sehingga dapat merancang usaha-usaha untuk melakukan pencegahan kecelakaan dan juga dapat menelusuri akar penyebab kecelakaan dengan lebih dalam, tajam dan kritis.
Kategori model
Terdapat berbagai macam kategorisasi, untuk model-model penyebab kecelakaan. Salah satunya, dapat dibagi menjadi model tradisional dan teori modern. Teori tradisional dapat dibagi menjadi sequential & epidemiologi, sedangkan teori modern dapat dibagi menjadi formal & sistematik.
Selanjutnya, model penyebab kecelakaan juga dapat dibagi menjadi dua klasifikasi besar, yaitu non-linear model & linear model. Non-linear model merupakan kategori model yang mengikuti logika sequential. Itu berarti, model yang termasuk klasifikasi ini menyatakan bahwa kecelakaan terjadi karena terjadinya kejadian-kejadian yang berurutan dan pada setiap kejadian disebabkan oleh kejadian sebelumnya, kejadian diawali oleh akar penyebab dan berakhir pada kecelakaan. Sedangkan, non-linear merupakan model-model yang tidak mengikuti logika sequential tersebut.

Model non-linear
Model non-linear dapat dibagi menjadi empat kategori lagi, yaitu berbasis manusia, berbasis statistik, berbasis energi dan berbasis sistem.
Selanjutnya, model berbasis manusia, memiliki fokus utama faktor manusia sebagai pusat dalam kecelakaan. Faktor manusia merupakan salah satu teori paling awal yang digunakan dalam model-model penyebab kecelakaan.
Contoh model yang non-linear berbasis manusia adalah Accident Prone Tendency (APT), Accident Liability (AL), Surrey’s model, Hale’s accident model, Wigglesworth’s accident model dan Lawrence’s accident model.
Model berbasis statistik, diantaranya adalah accident pyramid model dan accident diamond model. Non-linear berbasis energi, yaitu Energy transfer theory, Tripod beta model dan Bow-Tie model.
Sedangkan model non-linear berbasis sistem, diantaranya adalah Accident epidemiology model, 3 M and 5 M Models, Socio-technical system and AcciMap, Cognitive reliability and error analysis method (CREAM), Systems-theoretic accident model and processes (STAMP), Ipica, Functional resonance analysis method (FRAM), dan TeCSMART framework.
Model linear
Beberapa contoh model linear (atau multi linear) diantaranya adalah Heinrich’s domino theory, Bird’s accident causation model, Kitagawa’s accident causation model, Orbit intersecting theory, Swiss cheese model (SCM), Stewart’s accident causation model, HFACS, Occupational accident models, Offshore oil and gas process accident model, System hazard identification, prediction and prevention (SHIPP) dan 24Models.

Setiap model memiliki kelebihan dan kekurangan, kemudahan dan kerumitan serta basis teori yang berbeda-beda. Dalam beberapa institusi yang memiliki budaya keselamatan yang cukup matang, seperti penerbangan, menggunakan lebih dari satu tools atau model dan membandingkan serta melakukan sintesis hasil analisis masing-masing model, sehingga menghasilkan hasil analisis yang lebih komprehensif.
Bagiamana dengan Anda? Memiliki kecenderungan menggunakan model apa? Atau apakah ada teori & model lain yang belum masuk di dalam daftar? Silahkan sampaikan lewat kolom komentar ya!
Mohon nantikan juga penjabaran secara detail masing-masing model (update secara berkala):
- Teori & Model Kecelakaan Linear – Part 1
- Teori & Model Kecelakaan Linear – Part 2
- Teori & Model Kecelakaan Non Linear – Part 1
- Teori & Model Kecelakaan Non Linear – Part 2
- Teori & Model Kecelakaan Non Linear – Part 3
- Teori & Model Kecelakaan Non Linear – Part 4
Terima kasih.
Sumber:
- Gui, F., Xuecai, X., Qingsong, J., Zonghan, L., Ping, C., Ying, G. (2020). The development history of accident causation models in the past 100 years: 24Model, a more modern accident causation model. Process Safety and Environmental Protection, Vol 134, 47–82. https://doi.org/10.1016/j.psep.2019.11.027.
- Rodrigues, C. C., Cusick, K. S., (2011). Commercial Aviation Safety, 5th Edition 5th Edition. McGraw-Hill Professional Pub.
- Parnell, K. J., Stanton, N. A., Plant, K. L. (2018). Driver Distraction: A Sociotechnical Systems Approach (Transportation Human Factors). CRC Press.
[aam]
4 thoughts on “[Scribble#22] Kumpulan Teori & Model Penyebab Kecelakaan”